Tampilkan postingan dengan label KOTAKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOTAKU. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2016

Biopori dan Manfaatnya


Lubang resapan biopori adalah teknologi sederhana yang tepat guna dan ramah lingkungan. Lubang biopori ini mampu meningkatkan daya resap air hujan ke dalam tanah sehingga mampu mengurasi resiko banjir akibat meluapnya air hujan. Selain itu, teknologi ini juga mampu meningkatkan jumlah cadangan air bersih di dalam tanah.
  • Meningkatkan daya resapan air
Lubang resapan biopori mampu meningkatkan daya resap air hujan ke dalam tanah. Hal ini akan bermanfaat untuk: Mencegah genangan air yang mengakibatkan banjir, peningkatan cadangan air bersih di dalam tanah, dan mencegah erosi dan longsor
Dengan adanya lubang biopori akan mencegah terjadinya  genangan air yang secara tidak lansung dapat meminimalisir berbagai masalah yang diakibatkannya seperti mewabahnya penyakit malaria, demam berdarah dan kaki gajah.
  • Mengubah sampah organik menjadi kompos
Sampah organik yang dimasukkan ke dalam lubang biopori akan dirubah menjadi kompos oleh satwa tanah seperti cacing dan rayap. Kompos atau humus ini sangat bermanfaat bagi kesuburan tanah. Selain itu sampah organik yang diserap oleh biota tanah tidak cepat diemisikan ke atmosfir sehingga mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2 dan metan) yang mengakibatkan pemanasan global dan menjaga biodiversitas dalam tanah.
  • Memanfaatkan fauna tanah dan akar tanaman
Lubang biopori memicu biota tanah dan akan tanaman untuk membuat rongga-rongga di dalam tanah yang menjadi saluran air untuk meresap ke dalam tanah. Dengan adanya aktifitas ini menjadikan kemampuan lubang peresapan biopori senantiasa terjaga dan terpelihara.

Cara Pembuatan Lubang Biopori

  1. Buat lubang silindris secara vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10 cm. Kedalamannya sekitar 100 cm atau sampai melampaui muka air tanah jika dibuat tanah yang mempunyai permukaan air dangkal. Jarak antar lobang antara 50-100 cm.
  2. Mulut lubang dapat diperkuat dengan semen selebar 2-3 cm setebal 2 cm.
  3. Isi lubang dengan sampah organik yang berasal dari sampah dapur, sisa tanaman, atau dedaunan.
  4. Sampah organik perlu ditambahkan jika isi lubang sudah berkurang atau menyusut akibat proses pelapukan.
  5. Kompos yang terbentuk dalam lubang dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang.
Nah, pertanyaannya cuma satu. Sudahkan kita mempunyai lubang peresapan biopori di sekitar rumah kita?.

Jumat, 29 Juli 2016

KEBERLANJUTAN (KOTAKU)




Keberlanjutan program Kotaku juga harus di dukung dengan integrasi perencanaan dan penganggaran yang berkelanjutan. Diharapkan dengan perencanaan dan penganggaran yang berkelanjutan tidak akan ada lagi kawasan kumuh. Kemudian, untuk memperluas penanganan kawasan kumuh di wilayah lain, pemerintah daerah harus mereplikasi program Kotaku. Replikasi program ini menjadi salah satu indikator keberlanjutan terhadap komitmen dan kepemilikan Pemda terhadap Program Kotaku.


Agar keberlanjutan ini tetap bertahan lama, maka perlu dibuat aturan dan kesepakatan bersama agar seluruh pihak dapat berkolaborasi untuk menjaga agar lingkungan yang sudah dibangun tetap bersih dan sehat, serta berimbas pada perikehidupan dan pernghidupan masyarakat sekitar baik dari sektor ekonomi, sosial dan ifrastruktur. Namun, itu semua tidak akan tercapai dengan mudah jika POLA PIKIR MANUSIANYA MASIH KUMUH.


Diharapakan dampak dari keberlanjutan kegiatan dan program ini adalah pola pikir masyarakat menjadi pola pikir positif dan bersama-sama mencegah untuk terjadinya kekumuhan diberbagai sektor kehidupan. Selanjutnya, masyarakat juga dapat mengakses berbagai kesempatan  dalam sumber kehidupan yang ada dalam lingkungan yang sudah tertata dengan baik terutama pada sumber perekonomian dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Dengan seperti inilah perekonomian akan terus berlanjut dan terciptanya kondisi yang sehat,inovatif serta dinamis.


" DO SOMETHING ABOUT A CHANGES IS A SIMPLE THINGS, BUT THE HUMAN MUST BE TOGETHER FOR PREPARING, PLANNING AND MANAGING HUMAN RESOURCES ANDA NATURAL RESOURCES AROUND THEM" 

Twitter Deri Facebook LKM D Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews