Tampilkan postingan dengan label Foto Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Februari 2013

Semangat itu Kita (Pelatihan PPMK Hari Pertama)




Pada hari rabu tanggal 13 februari telah dilaksanakan pelatihan perencanaan dan perkembangan usaha mikro dan kecil serta pelatihan PPMK yang telah dijelaskan pada postingan sebelumnya.

Peserta yang hadir dalam pelatihan tersebut sekitar 150 orang terdiri dari 5 LKM dan masyarakat yang ada di Pangkalpinang.  Dalam pelatihan tersebut dipamerkan juga produk olahan dari hasil kegiatan KSM terutama dari KSM yang melakukan pinjaman bergulir. Semangat warga yang hadir sangat luar biasa dan warga banyak bertanya kepada nara sumber karena keingintauan mereka yang tinggi



Produk LKM
Keripik Singkong
Bumbu pecel
Rusep
Otak - otak






Pada sesi pelatihan pertama pembicara atau pemberi materi dari  Dinas sosial yaitu bapak Hunsi Tamrin. Isi dari materi tersebut antara lain.Bagaimana usaha kecil mendapat perizinan  industri rumah tangga. Masalah perizinan berdasarkan infestasi, bagi yng investasi sebesar 10 juta tidak di wajibkan memiliki izin usaha industri  atau TDI di luar tanah dan rumah sedangkan Investasi 500 juta harus memiliki izin usaha industri. walaupun usaha 
1.Walaupun tidak wajib tapi harus memperhatikan lingkungan, jam kerja,  masyarakat
2.Walaupun  bahan baku baik, harus memperhatikan prosesnya dengan baik. Dengan tidak menambahkan  bahan pengawet yang tidak diperkenankan .Untuk yang tidak punya lebel di sarankan membuat label

Setelah pembicara pertama kemudian di lanjutkan oleh Ibu Ester  J Lubiz  dari dinas kesehatan

Ibu Elster menjelaskan tentang materi mengenai Higiene dan sanitasi pengolahan pangan

Inti dari materi yang di beri ibu tersebut adalah bagaimana supaya makanan yang kita produksi tidak merugikan orang, maka harus diperhatikan beberapa hal  dibawah ini

Progran Higieni

Berkaitan erat dengan program pembinaan mutu
Melibatkan pengendaliaan terpadu selama proses produksi, pengolahaan, penyimpanan,  penyajiaan dan komsumsi pangan
Melindungi masyarakat dari bahaya
Meningkatkan mutu

Prinsip dasar

mencakup semua aspek produksi dan pengolahan  produk pangan.  Berupa program higiene dan program sanitasi, untuk pekerja harus ada perlindungan, dan perlengkapan umum dan juga melihat penanganan limbah dan fasilitas umum, prouduk yang dihasilkan agar makan higienis.
setelah banyakk

Untuk penjelasan kode P-IRT dalam usaha adalah
sebagai contoh kode  P-IRT NO. 206197102025
2- JENIS KEMASAN
06- KLPK JENIS PANGAN
1971- KODE PROV
02 NO URUT JENIS PANGAN PRODUK IRT
025- NO URUT PP-IRT DI KAB/ KOTA SETEMPAT

untuk mendapatkan nomor  hal yang harus dilakukan menurut Ibu tersebut adalah 
- harus ada KIR kesehatan
- Mengisi pendaftaran rekomendasi
- Petugas kesehatan turun lapangan
- di terbitkan rekomendasi
- di data
- di panggil untuk penyuluhan
- di tes prites, postes.

PeMberi materi yang terakhir adalah dari Bank Muamalat Bapak Endang

Dia menjelaskan tentang Kriteria usaha. menurut dia adalah 
Mikro  kekayaan mak 50 juta, penjualan mak 300 jt pembiayaan 50 jt
Usaha kecil kekayaan 50 – 500 jt penjualan 300 jt keatas  pembiayaan 50 - 500 jt
Banyak lagi materi yang Bapak Endang berikan dari bagai mana pendaftaran, pembiayaannya dan syarat - syaratnya.

foto foto Kegiatan






















penulis : Admin

Kamis, 07 Februari 2013

Pemeriksaan tanpa paksaan ( Pelatihan Hari ke tiga )



Pelatihan hari keiga
Pada hari sabtu merupakan hari terakhir kegiatan pelatihan penguatan LKM  yang dilakukan di Kel. Air Salemba. Pada hari tersebut kegiatannya adalah melakukan review yang terdiri dari tiga review yaitu yang pertama review keuangan, yang kedua review kelembagaan, dan yang terakhir review program. Sebelum melaksanakan tersebut masyarakat di bagi menjadi tiga kelompok yang kelompok pertama untuk melakukan review keuangan yang terdiri dari 5 orang yaitu Ibu Helpina, Ibu Noni, Bapak Pujianto, Ibu Sukimi,Ibu Parida. Untuk kelompok review keuangan di bantu oleh Kaka Idil  dan untuk yang di review adalah sekretaris LKM dan UPK. Tujuan review keuangan adalah menilah seberapa besar transparansi keuangan dalam penggunaan, penggolahan, dan kelengkapan administrasi.

Kelompok kedua adalah melakukan Review Kelembagaan yang terdiri dari dari peserta yang hadir dikurangi peserta yang menjadi kelompok review keuangan dan di bagi dua untuk peserta Review Program. Kelompok kedua ini dibantu menerangkan adalah Bapak Erwin. Tujuan review kelembagaan adalah menilai seberapa besar mereka mengerti terhadap kelembagaan LKM, apa fungsinya, bagaimana LKM tersebut berjalan dan banyak lagi di review dari kelembagaan tersebut.

Kelompok ketiga adalah Review Program yang tugasnya adalah menilai seberapa besar manfaat program yang ada di Kel. Air Salemba, dan seberapa besar mereka tau terhadap program yang ada. Untuk review program  di bantu oleh Bapak Suryo.

Untuk kegiatan review ini bertujuan untuk mengevaluasi apa saja kegiatan yang dilakukan oleh LKM  di Kel. Air Selemba yang pada dasarnya sebagai syaran - syaran yang membangun bukan untuk mencari kesalahan


untuk foto foto nya dapat dilihat di bawah ini :



LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya
LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya
LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya
LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

LKM Salemba Jaya

Tak Ada Kata Bosan ( Pelatihan Penguatan LKM hari ke 2 )





Pada pelatihan penguatan LKM hari pertama sangatlah sangat mengembirakan karena masyarakat Kel Air Selemba sangat tertari dan bersemangat. Pelaksanaan pelatihan hari kedua dan ketiga dilaksanakan juga pada hari Jum'at dan Sabtu.dan masyaarakat pada hari kedua lebih banyak lagi dibandingkan hari pertama. Itu membuktikan masyarakat sangat bersemangat dan sangat atusias terhadap materi - materi yang akan diberikan

Pada hari kedua pemateri yaitu Bapak Erwin, Bapak A romzi, dan kak Idil memberikan materi tentang Penjelasan tentang PJM PRONANGKIS dan Pinjaman Bergulil


Inti dari pelatihan hari kedua adalah 

Maksud dan tujuan dari penyusunan Perencanan Jangka Menengah Program Penanggulangan Kemiskinan (PJM PRONANGKIS) adalah sebagai berikut:
  1. Masyarakat Desa mempunyai perencanaan strategis dalam menanggulangi kemiskinan untuk jangka waktu 3 tahun sebagai acuan pelaksanaan  program tahunan yang mencerminkan kebutuhah riil masyarakat sesuai dengan tingkat kemendesakan dan urgensi masalah serta potensi kapasitas yang ada dan potensial
  2. Sebagai perencanaan program yang terpadu, simultan  dan terintegrasi dengan program lainnya yang ada di Desa;
  3. Teridentifikasinya rencana program masyarakat dalam penanggulangan kemiskinan yang akan menjadi kegiatan yang akan dilaksanakan secara  swadaya murni masyarakat, Sharing swadaya dan bantuan BLM P2KP , APBD/PEMDA serta sumber-sumber lainnya
  4. Sebagai bahan masukan (usulan) dalam penyusunan Program Jangka Menengah di tingkat yang lebih tinggi, dalam upaya penanggulangan kemiskinan.




PROSES PENYUSUNAN PJM PRONANGKIS
Penyusunan PJM Pronangkis dilaksanakan melalui serangkaian alur proses secara bertahap/berjenjang oleh masyarakat warga setempat. Adapun tahapan-tahapan/siklus  yang dilakukan adalah sebagai berikut :
a.   Sosialisasi pembelajaran perencanaan partisifatip dan dilanjutkan dengan Pembentukan Tim Perencanaan Partisipatif (Tim PP) yang diadakan oleh BKM melalui rembug Warga;
b.    Bimbingan Perencanaan Partipatif kepada Tim  Perencanaan Partisifatip      (Tim PP ) di pandu oleh fasilitator (Coaching Tim PP) serta penyusunan rencana aksi pelaksanaan Perencanaan Partisifatip;
c.    Lokakarya Perencanaan Partisipatif Desa yang dikoordinir oleh BKM dengan agenda sbb.:
a.   Presentasi hasil Pemetaan Swadaya (PS) oleh Tim Pemetaan Swadaya   (Tim PS);
b.   Menetapkan Visi, Misi dan tujuan masyarakat desa dalam penanggulangan kemiskinan;


* Merumuskan dan menyepakati prioritas kebutuhan seperti :
Ø  Penetapan Harapan
Ø  Penetapan Hambatan
Ø  Penetapan Alokasi Sumber Daya

* Penetapan alternatif kegiatan dilihat dari tingkat kemendesakan masalah;

* Penyusunan Draft Dokumen PJM Pronangkis , Rencana Tahunan Pronangkis dan rencana kegiatan lintas desa;

* Konsultasi dan sosialisasi perencanaan pronangkis di Desa/Dusun;

* Revisi dan pengesahan Dokumen PJM Pronangkis;

* Penyebarluasan Pronangkis desa keseluruh lapisan masyarakat melalui media warga;

* Untuk kegiatan-kegiatan yang tidak mampu dilaksanakan oleh masyarakat karena keterbatasan Tenaga Teknis/Sumber daya dan pendanaan akan diadakan Konsultasi dan pembahasan lebih lanjut melalui kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG)/RAKORBANG secara berjenjang atau melalui forum-forum komunikasi lainnya.



  Kemudian Kak Idil menjelaskan tentan materi pinjaman bergulir dan apa syrat dan kendala yang terjadi di lapangan terutama di Kel. Air Selemba




LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya

LKS Salemba Jaya


Twitter Deri Facebook LKM D Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews